Warga yang tinggal di sekitar
Mako Brimob Polda Kepri dan Markas Yonif 134 Tuah Sakti dimana jarak
keduanya tidak begitu jauh, semakin khawatir.
Baik dewasa maupun anak-anak saat ini
sedang duduk dan berkumpul di lahan kosong bersebelahan dengan pasar
Buana, Tembesi, yang tidak jauh dari Mako Brimob.
“Kita takut mereka saling tembak. Kita
ingin mereka aman. Mereka yang kita harap jaga kita malah buat kacau,”
ujar warga kepada wartawan Brimob.
Sementara itu, lampu di Mako Brimob
dalam keadaan mati dan suasananya gelap gulita. Beberapa anggota
terlihat masih terus berjaga dari pintu masuk dan halaman.
Warga yang berjubelan ingin menyaksikan situasi di Mako Brimob sudah mulai bergeser ke barat hingga dekat dengan jalan simpang.
Kendaraan sepeda motor dan mobil yang hendak melintas disuruh balik haluan oleh Anggota POM TNI AD.
Ada warga memilih duduk di warung. Namun saat mendengar bunyi tembakan, mereka bangun dan kabur. Saat ini bunyi tembakan semakin menyebar melewati lapas.
Warga yang rumahnya berdekatan dengan wilayah lapas dan Mako disuruh aparat untuk bergeser dan meninggalkan rumah.
Di lokasi, tiga tembakan terjadi lagi dan semakin melebar. (TRIBUNNEWS.COM)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar